Artikel

Dosis Parasetamol Anak: Hitung dari Berat Badan, Bukan Usia

Oleh Ridwan · Terbit 21 September 2026 · 3 menit baca

Malam-malam anak demam, kita buka kotak obat dan menemukan sebotol sirup parasetamol. Di kemasan tertulis “anak 1–2 tahun: 5 ml”. Masalahnya, anak kita 2 tahun tapi beratnya 16 kg, sementara anak tetangga yang juga 2 tahun beratnya 10 kg. Apakah dosisnya harus sama?

Jawabannya: dosis parasetamol untuk anak paling tepat dihitung dari berat badan. Tabel usia di kemasan adalah penyederhanaan yang berguna, tapi berat badan menggambarkan ukuran tubuh anak dengan lebih akurat.

Rumus dasarnya

Rentang dosis parasetamol yang umum dipakai untuk anak adalah:

  • 10–15 mg per kg berat badan untuk sekali minum,
  • diberikan dengan jarak setiap 4–6 jam, hanya bila diperlukan,
  • maksimal 4 kali dalam 24 jam,
  • dengan total harian tidak lebih dari 60 mg per kg. Batas ini dipakai sebagai patokan konservatif di banyak label dan referensi.

Beberapa referensi mencantumkan batas harian sedikit lebih tinggi untuk kondisi tertentu di bawah pengawasan tenaga kesehatan. Untuk pemakaian di rumah, lebih aman berpegang pada batas yang lebih rendah.

Contoh perhitungan

Anak dengan berat 12 kg, dan di rumah tersedia sirup parasetamol 120 mg/5 ml.

  1. Dosis sekali minum: 10 × 12 = 120 mg sampai 15 × 12 = 180 mg, jadi 120–180 mg.
  2. Kekuatan sirup per ml: 120 mg ÷ 5 ml = 24 mg/ml.
  3. Volume sekali minum: 120 ÷ 24 = 5,0 ml sampai 180 ÷ 24 = 7,5 ml, jadi 5,0–7,5 ml.
  4. Batas harian: 60 × 12 = 720 mg dalam 24 jam. Kalau setiap kali diberi 180 mg, 4 kali pemberian totalnya 720 mg, pas di batas.

Kamu bisa memasukkan berat badan anak dan memilih sediaan di Kalkulator Dosis Parasetamol Anak. Hasilnya langsung keluar dalam mg dan ml.

Jebakan paling berbahaya: sediaan yang berbeda kekuatan

Di Indonesia, parasetamol untuk anak tersedia dalam beberapa kekuatan. Beberapa yang umum:

SediaanKekuatanmg per ml
Sirup120 mg / 5 ml24
Sirup160 mg / 5 ml32
Sirup forte250 mg / 5 ml50
Drops (tetes)100 mg / ml (60 mg / 0,6 ml)100

Perhatikan bahwa drops lebih dari empat kali lebih pekat daripada sirup 120 mg/5 ml. Kalau drops dituang dengan takaran sirup, anak bisa menerima dosis berlipat. Begitu pula saat berganti merek: kekuatan sirup yang baru bisa berbeda dari yang biasa dipakai. Biasakan membaca kekuatan di kemasan setiap kali membeli.

Tips aman memberi parasetamol

  • Pakai alat takar bawaan produk (sendok takar, gelas takar, atau pipet). Sendok makan dan sendok teh di dapur ukurannya tidak standar.
  • Catat jam pemberian di ponsel atau kertas, apalagi bila anak dirawat bergantian oleh beberapa orang.
  • Cek komposisi obat lain. Beberapa obat flu dan batuk anak juga mengandung parasetamol. Memberi dua produk sekaligus bisa membuat dosis total berlebihan tanpa disadari.
  • Tujuannya kenyamanan, bukan angka termometer. Demam adalah respons tubuh melawan infeksi. Parasetamol diberikan terutama agar anak lebih nyaman, bukan untuk membuat suhu normal secepat mungkin.
  • Pastikan produk resmi. Cek izin edar BPOM dan tanggal kedaluwarsa. Caranya ada di artikel Cek KLIK sebelum membeli obat.
  • Simpan di tempat aman, jauh dari jangkauan anak. Rasa sirup yang manis bisa membuat anak tergoda meminumnya sendiri.

Kapan harus ke dokter atau IGD?

Parasetamol meredakan gejala, tapi tidak mengobati penyebab demam. Segera periksakan anak bila:

  • bayi berusia di bawah 3 bulan demam (suhu 38 °C atau lebih),
  • demam berlangsung lebih dari 2–3 hari, atau sangat tinggi,
  • anak tampak sangat lemas, sulit dibangunkan, rewel terus-menerus, atau tidak mau minum,
  • ada kejang, sesak napas, ruam kemerahan yang tidak memudar saat ditekan, atau muntah terus-menerus,
  • ada tanda dehidrasi, misalnya tidak buang air kecil lebih dari 6–8 jam, bibir sangat kering, atau menangis tanpa air mata,
  • kamu curiga anak menerima parasetamol berlebihan. Jangan menunggu sampai muncul gejala, karena kerusakan hati akibat overdosis parasetamol bisa awalnya tanpa gejala. Bawa kemasan obat ke IGD.

Ringkasan

Hitung dosis dari berat badan: 10–15 mg/kg sekali minum, jeda 4–6 jam, maksimal 4 kali dan 60 mg/kg sehari. Untuk anak 12 kg dengan sirup 120 mg/5 ml, dosisnya 5,0–7,5 ml. Selalu baca kekuatan sediaan, pakai alat takar bawaan, dan jangan ragu bertanya ke apoteker saat membeli obat.

Sumber dan rujukan

  1. Badan POM RI: Pusat Informasi Obat Nasional (PIONAS), monografi Parasetamol
  2. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI): artikel edukasi “Demam pada Anak”
  3. World Health Organization. Pocket book of hospital care for children, 2nd edition (2013).

Tentang penulis. Ridwan adalah lulusan D3 dan S1 Farmasi yang bekerja di perusahaan digital healthcare di Jakarta. Selengkapnya.